Diduga Ada Jual Beli Surat Keterangan Kesehatan Negatif Covid 19 di Sekitar Pelabuhan Ketapang

by -1226 Views
Surat keterangan kesehatan negative covid 19 dan tiket salah satu travel


Menurutnya, saat dirinya melakukan perjalanan ke Bali dengan mengunakan travel ditarik biaya Rp 350 ribu dengan rincian Rp 150 ribu biaya tiket kendaraan dan Rp 200 ribu untuk rapied test.

Harianto dijemput travel bersama 7 orang temannya di Sukowidi Banyuwangi. Namun sesampai di depan pelabuhan saat kendaraan parkir, dirinya dan penumpang lain tidak disuruh turun dari kendaraan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau rapied test.

“Hanya sopir minta KTP semua penumpang dan turun dari kendaraan setelah itu sopir kembali membawa amplop berisi surat keterangan kesehatan dan dibagikan sesuai nama masing masing penumpang tanpa dilakukan pemeriksaan medis,” kata Herianto.

Sementara itu, penanggung jawab klinik Shinta dr. Indah Meliana saat dikonfirmasi terkait surat keterangan kesehatan rapied test yang mencatut nama kliniknya mengatakan, surat keterangan rapid test antigen yang diterima Suhariyanto berlogo Klinik Shinta tersebut adalah palsu.

Hal itu dapat dilihat dari nomor rekam medisnya, yang menurutnya sudah bebeda. Namun indah juga enggan menjelaskan lebih rinci perbedaan yang dimaksud, saat seblang.com menemuinya di klinik Shinta yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Giri, Banyuwangi, Selasa (6/4/2021).

Indah juga beralibi jika kejadian pemalsuan surat keterangan rapid test tersebut sudah sering terjadi. “Tidak hanya Klinik Shinta saja, Klinik-klinik lain juga ada surat keterangan rapid test yang dipalsukan,” ungkapnya sambil menjelaskan jika kejadian tersebut juga sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Banyuwangi.

(win/guh)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *