Aktivis Pelni Rompies Mengamuk di Kantor Dispenduk Banyuwangi

by -1022 Views


Sementara itu, Kepala Dinas Dispenduk Capil Banyuwangi Juang Pribadi mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan sikap anarkis yang semestinya tidak patut dilakukan oleh seorang Pelni Rompis yang diketahui juga berprofesi sebagai guru ASN yang mengajar di salah satu sekolah yang ada di Banyuwangi.

Juang Pribadi mengaku, pihaknya telah melayani permintaan ganti nama yang dimintanya sedikitnya dua kali.


“Dulu dia meminta pergantian nama di KTP Pelni Rompis dirubah menjadi Pelni Febri Rompis,”kata Juang Pribadi kepada wartawan.

Perubahan itu bisa, lanjut Juang, karena ada dokumen pendukung lainya seperti ijazah dan akta kelahirannya yang menyebut Pelni Febri Rompis.

Tapi kalau yang sekarang ini, terang Juang, harus memakai persyaratan putusan pengadilan. Karena persyaratan yang dibawanya sekarang ini bukan persyaratan primer melainkan sekunder. Persyaratan yang dibawanya adalah ijazah anaknya yang hanya menyebutkan namanya Pelni Rompis.

“Sekarang dia (Pelni) minta diganti nama lagi yang dulunya sudah dirubah menjadi Pelni Febri Rompis dirubah kembali Pelni Rompis nama awal,” terangnya.

“Bisa dirubah tetapi harus pakai putusan pengadilan bukan pakai ijazah anaknya yang menyebutkan namanya Pelni Rompis,” tambahnya.

Atas sikap anarkis Pelni Rompis itupun berbuntut panjang. Tak berselang lama ia membuat ulah, pihak kepolisian dari Polresta Banyuwangi turun langsung ke TKP. Pelni Rompis itupun dibawa ke Mapolresta Banyuwangi untuk dimintai keteranganya atas insiden pengrusakan tersebut.(guh)

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *