“Kita serahkan ke PDM Banyuwangi , untuk dilakukan langkah hukum agar menjadi edukasi yang baik, dan saya meminta kepada seluruh warga Muhammadiyah tidak bermedsos negatif terkait hal ini. Ayo dijaga kondusifitas seluruh masyarakat Banyuwangi,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Tampo Hasim Ashari, menuturkan terkait insiden tersebut dan akar masalahnya untuk dilakukan konfirmasi ke pihak kecamatan Cluring sebagai pemerintahan tertinggi di wilayah kecamatan.
“Sampean tanya ke kecamatan mas lebih jelasnya, saya disana sebagai kepala desa untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, monggo ke kecamatan saja,” ujar Kepala desa Tampo.
Sementara itu Polsek Cluring sebagai wilayah Hukum Kecamatan Cluring Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono ketika ditanya masalah tersebut dan langkah hukum yang diambil pihak Muhammadiyah agar dikonfirmasi ke pihak KUA.
“Mohon izin mas konfirmasinya dengan kepala KUA, karena ranahnya Kementerian Agama ” ujar Kapolsek Cluring.
Hingga saat ini Camat Cluring Hendri Suhartono masih belum bisa dikonfirmasi meskipun wartawan seblang.com mencoba menghubungi berkali-kali. //












