“Jika masuk zona kuning terdapat 1 hingga 5 rumah yang terkonfirmasi positif COVID-19, sementara zona hijau tidak ditemukan adanya COVID-19 di RT atau lingkungan tersebut,” jelas Arman.
Pihaknyapun selalu melaksanakan kordinasi dengan 3 pilar sampai tingkat RT. Jika ada yang terkonfirmasi positif, nantinya tugas dari 3 pilar sampai tingkat RT tersebut akan ikut melakukan pelacakan kontak erat dan isolasi bagi yang positif.
Selain itu, Arman juga akan kembali mengaktifkan Kampung Tangguh untuk bisa mendukung PPKM. Sebelumnya sudah ada 33 Kampung tangguh yang sudah terbentuk. Rencananya akan dikembangkan lagi 217 kampung tangguh lainnya.
“Kampung tangguh kita gunakan sebagai basis penanganan COVID. Minimal kampung tangguh nanti bisa menyediakan dua kamar untuk isolasi mandiri,” pungkasnya.
Wartawan : Teguh Prayitno











