
“Mari kita jadikan desa wisata sebagai pilar utama dalam membangun pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.
ADWI 2024 diikuti oleh 6.016 desa wisata dari seluruh provinsi di Indonesia. Desa-desa peserta harus melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, bimbingan teknis, pemeriksaan kelengkapan data, hingga kurasi oleh dewan juri.
Penilaian ADWI 2024 didasarkan pada 5 kategori klasifikasi desa wisata, yaitu; daya tarik wisata, amenitas, digital, kelembagaaan dan SDM, resiliensi.
Desa Kemiren berhasil lolos seleksi karena memiliki daya tarik wisata yang unik dan otentik, amenitas yang memadai, serta pengelolaan desa wisata yang baik.
Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Taufik Rohman mengungkapkan pihaknya memberikan apresiasi kepada Desa Wisata Adat Osing Kemiren yang telah masuk 50 besar ADWI 2024.
“Selamat kepada Desa Kemiren, mudah-mudahan dengan ini, desa-desa wisata lainnya juga dapat menunjukkan potensi desa yang belum banyak diketahui publik.” ungkap Taufik.










