“Melalui momen seperti ini, kami berharap mereka merenungi kesalahan mereka dan bertekad untuk berubah. Kami ingin mereka bahagia dan mampu membahagiakan orang tua, khususnya ibu,” ucap Agus Wahono.
Menurut Agus, program pembinaan yang diberikan oleh lapas sangat beragam, mencakup aspek kemandirian dan pembentukan kepribadian. “Tujuannya agar ketika bebas, mereka dapat kembali diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
ANP (28), yang tengah menjalani hukuman atas kasus Pencucian Uang, menyampaikan penyesalannya atas perbuatannya terhadap ibunya. Ia berjanji untuk berusaha membahagiakan ibu dan keluarganya setelah bebas.
“Saya belum bisa membuat ibu tersenyum bangga selama ini. Setelah bebas, saya akan berusaha membahagiakan ibu dan keluarga saya. Terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas yang telah memberikan fasilitas untuk kegiatan ini,” ungkap ANP dengan penuh haru.









