Situbondo,seblang.com – Perempesan puluhan pohon di sepanjang Jalan Pantura Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, menuai protes dari warga setempat. Pasalnya, kegiatan perempesan yang dilakukan tersebut dinilai sembarangan dan tidak mempertimbangkan keselamatan warga, khususnya siswa SMAN Kapongan.
Salah satu warga, Sadek, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kabel listrik yang berserakan akibat perempesan pohon tersebut. “Kabel-kabel listrik putus dan berserakan di pinggir jalan sangat membahayakan warga, terutama anak-anak sekolah. Lampu penerangan jalan umum (PJU) juga mati total,” ujar Sadek dengan nada kesal, Rabu, (15/1/2025).
Sadek berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. “Kami khawatir ada warga yang terkena sengatan listrik akibat kabel-kabel yang putus ini,” imbuhnya.
Bahaya Mengintai di Balik Kegelapan
Kondisi kabel listrik yang putus dan berserakan di sepanjang jalan tentu sangat membahayakan. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan akibat tersandung atau tersengat listrik, kondisi tersebut juga membuat lingkungan sekitar menjadi gelap gulita. Hal ini tentunya sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.











