Situbondo, seblang.com – Warga pertanyakan tindak lanjut pembangunan proyek jalan lingkar utara (JLU) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sebab, proyek pekerjaan jalan lingkar utara yang dimulai sejak tahun 2017 dengan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi itu sudah mulai retak-retak dan banyak yang rusak atau tidak terawat.
Halik (34) warga setempat mengatakan, bahwa pihaknya sebagai warga negara yang taat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) pertanyakan tindak lanjut pembangunan proyek jalan lingkar utara yang dimulai sejak 6 tahun lalu hingga kini belum juga selesai.
Sambung dia, padahal jalan lingkar utara dibangun tujuannya untuk mengantisipasi kemacetan di dalam kota Situbondo.
” Kemungkinan hal itu terkendala anggaran, kami berharap supaya pembangunan JLU secepatnya rampung sesuai target dari dinas terkait maupun orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, “kata Halik, kepada seblang.com di simpang tiga Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Kamis (19/05/2022) sore.
Disisi lain, kata Halik, Bung Karna panggilan akrabnya Bupati Situbondo, semoga proyek pekerjaan JLU ini juga dimasukkan pada anggaran pinjaman dana PEN nantinya.











