“Kami warga sebenarnya hanya berupaya menjaga jalan yang bukan peruntukkannya untuk dilewati. Karena kalau kita biarkan, jalan tersebut akan mengalami kerusakan lebih cepat. Karena jalan ini kan bukan untuk truk dan bus, apalagi kendaraan besar yang melebihi kapasitas,” ungkapnya, Selasa (13/5/2025) malam.
Sementara itu, Isnanto pengemudi truk beralasan nekat melintasi jalan tersebut karena untuk mempersingkat waktu tempuh. Menurutnya, jika harus memutar ke jalan nasional, terlalu jauh.
“Saya kurang memperhatikan jika ada rambu larangan. Saya pikir lewat sini (red-.Jl.Dr.Sutomo) bisa, karena kalau lawat jalan ini lebih cepat dan tidak memutar,” ujarnya.
Perlu diketahui, truk dan bus arah Solo-Jogjakarta seharusnya melewati jalan PB. Sudirman atau jalan nasional kemudian kearah ringroad Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun dan kembali ke jalan nasional menuju Solo-Jogjakarta.












