Warga Jadi Sasaran Kekerasan Saat Bus Suporter Bola PSS Sleman Dilempari Batu Seseorang Misterius

by -2131 Views
Wartawan: Dedy K
Editor: Herry W. Sulaksono
Ratusan Suporter mencari pelaku pelemparan


Sementara itu Andi, warga Desa Klatakan mengatakan, pada waktu kejadian dirinya menjaga pintu tiket kampung blekok. Tiba-tiba dia di tuding telah melempari bus dengan batu, mendengar kalimat tersebut, dia langsung lari. Sebab, bajunya yang dipakai juga berwarna hitam.

“Saya dan teman saya memang kompak memakai kaos hitam, dan itu memang seragam. Untung saya dan tiga teman saya lari kalau tidak lari, pasti sudah babak belur saya. Alhamdulillah saya tidak sampai terkena pukulan, tapi betis saya sakit karena terpeleset saat kabur,” katanya.


Sementara itu Kapolres Situbondo AKBP Dr. Andi Sinjaya, saat di konfirmasi sejumlah awak media menyampaikan kericuhan tersebut dipicu oleh sekolompok pemuda yang menyerang Bus suporter PSS Sleman yang baru selesai mengikuti acara di Pulau Bali.

Penyerangan itu membuat rombongan pecinta bola itu marah dan menyerang beberapa orang di Desa Klatakan. Setelah mendapatkan laporan dari warga, polisi berhasil meredakan kericuhan sehingga semua bus langsung dikawal untuk pulang setelah diberikan pemahaman oleh Kapolres.

“Untuk saat ini kami masih mencari pelempar batu misterius tersebut. Dugaan sementara geng motor itu bukan warga Kabupaten Situbondo, geng motor diduga hanya melintas di area Situbondo dan usil melempari bus,” pungkasnya.

Bahkan Kapolres mengimbau para suporter tidak memprovokasi atau terprovokasi sehingga tidak terjadi kesalah pahaman tersebut.//

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *