“Perlu saya sampaikan kepada gubernur, walikota serta bupati, bahwasannya generasi muda kita 24,4 persen mengalami stunting, sementara yang 9,8 persen inditional disabel, kemudian yang 5 persen, 1 persen autisme dan yang 3 persen difabel, sehingga generasi muda kita yang kurang optimal itu sudah hampir 40 persen lebih. Semua itu disebabkan oleh masalah stunting,” jelas Kepala BKKBN Pusat, dr Hasto Wardoyo SpOG
Sedangkan, Ning Ita Walikota Mojokerto menyampaikan, Hari ini iamendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN, dimana penghargaan Manggala Karya Kencana ini, diberikan atas komitmen dalam rangka, pertama pembangunan terkait kependudukan,
Kedua komitmen atas keluarga berencana dan yang ketiga komitmen menurunkan angka stunting di daerah. Semua capaian atas 3 bidang atau indikator tersebut, adalah iktiyar yang kita upayakan bersama sama, sehingga di Tahun 2022 ini, ia bisa mendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana.
Terima kasih kepada seluruh pihak, yang telah bersinergi untuk mengihtyarkan tercapainya tanda penghargaan Manggala Karya Kencana,” jelas Ning Ita.////











