Wawali juga berharap dengan adanya pameran fotografer ini terutama pada generasi muda dan anak-anak muda bisa memberikan kontribusi dan perubahan, dan menjadikan keadaan lebih baik serta kemajuan yang luar biasa bagi Bangsa Indonesia, dan dilain sisi orang tua hanya bisa berlindung, dan membimbing.
“Ini pameran yang langka paling tidak bisa memberikan motivasi dan mengingatkan kepada kita jangan lupa sama sejarah, perpustakaan Bung Karno ini banyak koleksi dan bisa diakses dengan mudah”, imbuhny.
Sementara itu Kepala UPT Perpustakaan Nasional Proklamator menyampaikan, untuk meningkatkan budaya dan peradaban Indonesia diwujudkanlah melalui pelayanan berbasis koleksi pustaka, yang saat ini perpustakaan Bung Karno memiliki koleksi 6.757 buku tentang Bung Karno baik buku yang ditulis Bung Karno, buku yang dibaca Bung Karno serta buku yang berkaitan dengan pemikiran Bung Karno.
Dan untuk menunjang semua koleksi tersebut perpustakaan juga memiliki 247.305 exemplar buku terbaru dengan berbagai koleksi, dan juga merilis sebuah program Aplikasi yang bisa diakses di Internet yang bisa di download di Play Store yang berisi foto, audio, video dan buku tulisan tentang Bung Karno, pungkasnya.











