Wakil Menteri Desa PDT Kagum dengan Keindahan Sendang Seruni Tamansari

by -1114 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Wakil Menteri Desa Budi Arie Setiadi mengunjungi Sendang Seruni Tamansari


Banyuwangiseblang.com – Selama kunjungan kerjanya di Banyuwangi, Wakil Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi mengunjungi sejumlah desa wisata. Menurutnya, pengelolaan dan pengembangan wisata berbasis desa di daerah ujung timur Pulau Jawa ini patut dijadikan dicontoh oleh desa-desa lain di Indonesia.

Banyuwangi berhasil mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Geliat desa wisata begitu nyata dengan tetap menjaga lingkungannya. Pariwisata yang berbasis kelestarian alam seperti inilah yang memiliki daya tahan dan lebih terjaga keberlanjutannya,” kata Budi saat mengunjungi pemandian alam Sendang Seruni di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.


Budi melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi selama tiga hari, 31 Maret – 2 April. Selama di Banyuwangi, Wamen bertemu dengan kepala desa dan BPD se-Banyuwangi, juga mengikuti program Bupati Ngantor di Desa (“Bunga Desa”) yang dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran.

Menurut dia, Desa Tamansari, Kecamatan Licin ini merupakan salah satu desa wisata yang cukup sukses mengelola keindahan alamnya sebagai destinasi wisata. Atas upayanya tersebut, desa ini pada tahun lalu meraih juara 1 Kategori Desa Digital dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Alami. Airnya segar karena langsung dari sumber. Sangat enak untuk healing. Menenangkan diri,” ungkap Budi sembari menikmati segarnya air dan sejuknya udara di kaki Gunung Ijen tersebut.

Tak hanya ke Sendang Seruni, Budi juga meninjau destinasi wisata berbasis desa lainnya yang berada di Kecamatan Wongsorejo. Didampingi Wakil Bupati Sugirah, ia bertandang ke Bangsring Underwater. Ini adalah salah satu obyek wisata maritim yang memadukan antara konservasi terumbu karang dan aktivitas ekonomi.

Bangsring dulu merupakan perkampungan nelayan yang berburu ikan dengan cara mengebom. Hal ini merusak ekosistem laut, tak terkecuali terumbu karangnya. Lambat laun populasi ikan menurun seiring rusaknya terumbu karang yang menjadi rumah ikan-ikan tersebut. Fenomena ini lantas menggerakkan anak muda di desa itu untuk melakukan perubahan.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *