Wabup Sidoarjo Dampingi Menko Pangan Tinjau KDKMP Tambakrejo Waru

by -87 Views
Wartawan: Hadi Sucipto
Editor: Herry W. Sulaksono
Wabup dan Menteri Pangan ,tinjau KDMP di Tambakrejo Waru
aston banyuwangi

Menurut Zulkifli, koperasi tersebut nantinya juga dapat menyediakan layanan keuangan dan pembayaran berbagai kebutuhan masyarakat. Warga diharapkan bisa melakukan transaksi tanpa harus datang langsung ke bank.

“Nanti di sini ada agen BNI 46. Ibu-ibu nanti setor uang cukup di sini, enggak usah ke bank lagi. Bayar listrik di sini, mengambil uang kiriman anak yang bekerja di Arab juga bisa di sini. Nanti kalau punya usaha UMKM, usaha kue atau usaha apa saja, mau pinjam uang di sini juga,” ujarnya.



Zulkifli Hasan juga menekankan pentingnya pengelolaan KDKMP Tambakrejo secara profesional dengan pengawasan yang ketat. Kepala desa setempat selaku Ketua Dewan Pengawas bersama kepala koperasi diharapkan mampu memastikan tata kelola koperasi berjalan dengan baik.

Sementara itu, manajer koperasi diharapkan dapat menjaga keberlangsungan operasional KDKMP. Zulkifli menyampaikan bahwa selama dua tahun pertama, gaji manajer akan ditanggung oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Koperasi ini punya Bapak, punya Ibu, warga Desa Tambakrejo. Oleh karena itu, yang bertanggung jawab nanti kepala desa bersama kepala koperasi dari warga sini, yang dibantu manajer koperasi. Selama dua tahun ini akan digaji oleh PT Agrinas Pangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ia mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo agar berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan koperasi melalui pendampingan dan pelatihan bagi para pengurus.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung program yang berorientasi

pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Menurut Mimik, keberadaan KDKMP diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelibatan UMKM lokal dinilai dapat membuka peluang usaha, memperluas akses pemasaran, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, dan keterlibatan pelaku UMKM, KDKMP di Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu penggerak ekonomi desa dan kelurahan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 207 KDKMP telah selesai dibangun. Dari jumlah tersebut, 57 koperasi dilaporkan telah beroperasi.(hst)

iklan warung gazebo