Pemkab Banyuwangi, lanjut Mujiono, telah meluncurkan berbagai program pemberdayaan ekonomi lokal seperti Ongkos Kirim Gratis untuk UMKM, UMKM Naik Kelas, Teman Usaha Rakyat, Jagoan Banyuwangi, dan inisiatif lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan ASN dalam mendukung ekonomi lokal, tidak hanya melalui promosi, tetapi juga dengan membeli langsung produk-produk UMKM. “Berbelanja di warung atau toko-toko terdekat dari rumah juga menjadi cara sederhana namun berarti untuk mendukung perputaran ekonomi lokal,” tambahnya.
Selain tantangan global, Mujiono menyebut kebijakan efisiensi anggaran turut memengaruhi berbagai sektor pembangunan. Meski demikian, Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Pada tahun 2025, ditargetkan akan direhabilitasi dan dibangun jalan sepanjang 700 kilometer serta 23 unit jembatan. “Mari kita bersama-sama berdoa agar di tengah keterbatasan anggaran dan efisiensi, program pengembangan infrastruktur ini bisa tetap berjalan dengan baik,” ujar Mujiono.//////











