Wabup Malang Lathifah Shohib Buka Sarasehan dan Purna Tugas Kepala Sekolah

by -2 Views
Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib saat memberikan cinderamata pada Kepala Sekolah yang purna tugas


Malang, seblang.com Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, saat membuka Sarasehan dan Purna Tugas Kepala Sekolah serta Pengawas Sekolah se-Kabupaten Malang yang digelar di Shanaya Resort, Karangploso, Jumat malam (6/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus strategis yang mempertemukan para kepala sekolah aktif, pengawas sekolah, serta kepala sekolah yang memasuki masa purna tugas untuk menyatukan visi pembangunan pendidikan Kabupaten Malang ke depan.

Hj. Lathifah Shohib menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian para kepala sekolah dan pengawas yang telah menuntaskan masa tugasnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian, dedikasi, dan perjuangan Bapak dan Ibu kepala sekolah serta pengawas. Peran panjenengan semua sangat menentukan arah dan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang,” ujar Lathifah.

Ia menegaskan bahwa kontribusi para pendidik tidak hanya dirasakan di lingkungan sekolah, tetapi juga berdampak luas terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Lathifah yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI menyinggung pengalamannya memperjuangkan sektor pendidikan di tingkat nasional, khususnya terkait Program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Saat di DPR RI, saya ikut memperjuangkan kebijakan pendidikan, salah satunya Kartu Indonesia Pintar. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Malang juga mengungkapkan arah kebijakan strategis Pemkab Malang di bidang pendidikan, yakni pengembangan sekolah unggulan terintegrasi yang akan menjadi model percontohan.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Malang telah menetapkan 10 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) sebagai pilot project sekolah terintegrasi yang menggabungkan peningkatan kualitas akademik, pembentukan karakter, serta penguatan manajemen sekolah.

“Sekolah unggulan ini nantinya akan menjadi pilot project sekolah terintegrasi. Tahun 2026 ini ada 10 SMPN yang kami siapkan sebagai percontohan,” jelas Lathifah.

Sarasehan tersebut diikuti oleh 67 Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kabupaten Malang dan menjadi bagian dari rangkaian rapat kerja serta sarasehan kepala sekolah, termasuk agenda purna tugas kepala sekolah dan pengawas.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Malang berharap terbangun sinergi yang kuat antarpemangku kepentingan pendidikan guna mempercepat terwujudnya Malang Makmur dengan pendidikan sebagai pilar utama.

“Kami optimistis, dengan kebersamaan dan komitmen seluruh insan pendidikan, Malang Makmur di bidang pendidikan bukan sekadar slogan, melainkan tujuan yang nyata dan terukur,” pungkas Lathifah.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan penghormatan atas pengabdian masa lalu sekaligus semangat kolektif untuk melangkah ke masa depan pendidikan Kabupaten Malang yang lebih maju dan berdaya saing.////////

iklan warung gazebo