Tempat ini dapat dimanfaatkan untuk pakan budidaya ikan, pupuk cair membantu mengembangkan produksi pertanian, perkebunan, peternakan, hingga membuat konstruksi bangunan. ”Dari proses pengolahan sampah secara modern itu nanti dapat menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi,” ucapnya.
Di lokasi terlihat disiapkan beragam peralatan modern. Alat-alat tersebut dapat mengolah sampah menjadi bahan bangunan. Seperti memproses genting dan paving block. ”Kalau biasanya genting dan paving menggunakan semen, nah ini nanti memanfaatkan pengolahan sampah, ini keren,” tuturnya.
Puan Maharani dijadwalkan datang di lokasi sekitar pukul 09.45. Di samping meresmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi, putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu menyempatkan diri berbincang dengan pemulung yang ada di sekitar.
Usai memberikan sambutan, Puan memberikan tali asih kepada pemulung dan kaum dhuafa.
Bantuan berupa uang berjumlah Rp 1.000.000 kepada mereka. Puan juga memberikan bantuan barang yang terbungkus kantong warna merah.
Selain itu ia memberikan hand traktor kepada petani. Kedatangan Puan Maharani di Tlatah Majapahit Mojokerto ini, disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokert, sejumlah anggota dewan dari fraksi PDI dan sejumlah tokoh masyarakat serta para petani.////









