Banyuwangi, seblang.com – Jangan kira Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi hanya berurusan dengan api dan asap. Kali ini, mereka menjalankan misi penyelamatan terhadap seekor burung merpati, Kamis sore (29/1/2026).
Masalahnya terbilang sederhana. Cincin pada kaki burung tersebut kekecilan hingga menyebabkan pembengkakan dan tidak bisa dilepaskan secara manual. Sang pemilik pun datang langsung membawa merpati kesayangannya ke Mako Damkarmat Banyuwangi pada pukul 18.07 WIB, berharap ada solusi.
Tak menunggu lama, Regu Brama 2 langsung bersiap. Bukan dengan selang atau alat pemadam, melainkan senter, tang potong, dan gerinda kecil.
Tepat pukul 18.11 WIB, proses pelepasan cincin dimulai. Tantangannya jelas: cincin harus terpotong, namun kaki merpati harus tetap selamat. Petugas bekerja ekstra hati-hati. Sedikit kesalahan bisa berakibat fatal, bukan hanya soal laporan, tetapi juga keselamatan si burung.
Tujuh menit kemudian, tepat pukul 18.18 WIB, cincin berhasil dilepas. Merpati pun bebas. Petugas dan pemilik burung itu sama-sama bernapas lega.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, M.M., mengatakan kejadian tersebut termasuk dalam layanan penyelamatan nonkebakaran.
“Penyelamatan nonkebakaran merupakan bagian dari tugas kami. Bukan hanya manusia, hewan pun kami tangani apabila keselamatannya terancam,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi selesai, burung merpati diserahkan kembali kepada pemiliknya dalam kondisi selamat. “Tidak semua tugas kami berkaitan dengan api. Selama ada unsur keselamatan, pasti kami tangani,” pungkasnya.///////////









