“Selamat sore seluruh Camat di Banyuwangi, bagaimana situasi saat ini? mudah-mudahan dengan adanya Village Mural Festival ini seluruh daerah bisa menjaga kebersihannya. Kegiatan mural ini kita fasilitasi bagi warga yang memiliki kemampuan dalam berkesenian lukis,” ujar Bupati Ipuk.
Di daerah lain, khususnya di kota-kota besar, sering terjadi tindakan vandalisme di tembok-tembok bangunan yang ada. Banyuwangi memberikan ruang wadah bagi seniman yang memiliki bakat menggambar di tembok.
Bupati Ipuk berharap dalam kegiatan ini dapat melibatkan masyarakat secara luas secara bersama-sama dan bergotong-royong menjadi budaya yang sudah mengakar di masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan gotong-royong akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kegiatan tersebut. Sehingga kesadaran dan partisipasi aktif semua pihak akan tumbuh berkembang dan akan ikut menjaga, memelihara dan melestarikanya,” imbuh Bupati Ipuk.
Pada akhir kegiatan pembukaan Village Mural Festival masyarakat Kampung Mandar bersama Camat dan Lurah disaksikan langsung oleh Bupati Ipuk menandatangani komitmen untuk menjaga kebersihan di daerahnya.
Tema Village Mural Festival tahun ini adalah Ijen Geopark dan Banyuwangi Rebound. Para peserta mural merupakan masyarakat sekitar dengan mengangkat potensi yang ada di setiap daerah masing-masing.//











