Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang bertemu langsung dengan para geolog tersebut, membuka ruang kepada para geolog untuk turut berkontribusi di Banyuwangi. “Kekayaan alam ini harus menjadi kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ipuk juga menegaskan, UGG Ijen tak semata memiliki keunikan bentang alam yang kaya. Namun, dari kondisi alam tersebut, melahirkan budaya yang kaya. Hal tersebut menjadi perpaduan yang terus dikembangkan oleh Banyuwangi menjadi pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).
“Geopark Ijen menekankan upaya konservasi dan mengajak masyarakat berperan serta melindungi dan meningkatkan fungsi potensi alam untuk pembangunan ekonomi lokal,” ungkap Ipuk.
Ia mencontohkan, Banyuwangi banyak mengemas event sport tourism seperti Ijen Green Run, balap sepeda International Tour de Ijen, Geopark Ijen Downhill, dan lainnya yang menyandingkan aktivitas olahraga dengan potensi alam Banyuwangi.
“Kami juga terus memperkuat jejaring geopark dengan di Indonesia dan dunia untuk mendukung pengembangan potensi Ijen untuk pembangunan yang berkelanjutan,” tutup Ipuk.











