Berbeda dengan apa yang menjadi visi dan misi Tupang Soedargo yang berangkat dari dari partai PKB Dapil 7 (Singonjuruh, Sempu, Songgon). ” DPR itu adalah wakil rakyat, jadi wakil rakyat itu harus bisa mendampingi, menyalurkan aspirasi, serta mencarikan solusi-solusi terbaik yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Jadi jangan karenan gaji yang besar tapi lebih kepada amanah untuk memenuhi harapan masyarakat atau konstituen,” ucap Tupang Soedargo saat di temui wartawan, Jumat (25/8/23).
Menurutnya, orang bisa berpikiran menjadi wakil rakyat adalah sebuah kesempatan karena hanya terbersitnya sepenggal saja, yakni gaji, tunjangan ataupun insentif yang diasumsikan besar.
Tapi tuntutan secara kepartaian dan konstituen serta integritas selaku wakil rakyat kerap tidak dipikirkan banyak orang.
Tupang berharap, paradigma penilaian kinerja dewan yang selalu santai harus dibuang secara total, setidaknya kata dia sudah saatnya para caleg membuka wawasan dan cara pikir masyarakat, bahwa kinerja lembaga legislatif tidak lain memperjuangkan aspirasi dari amanah yang dipercayakan.
“Selain itu saya juga berharap kepada masyarakat Banyuwangi khususnya dapil 7 untuk bisa meluangkan waktunya, menggunakan hak pilihnya selama 5 tahun sekali. Jangan sampai salah memilih caleg karena semua ini akan kembali untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Tupang yang terkenal suka bergaul dengan siapa saja tanpa membeda – bedakan siapa yang diajak bergaul.//////











