Tragis! Pekerja DAM Kali Manten Malang Tewas Terseret Arus Saat Bersihkan Pintu Air

by -12 Views
Wartawan: Achmad Suseno
Editor: Herry W. Sulaksono
Lokasi tempat ditemukannya korban dengan posisi terjepit diantara pintu air Dam

Malang, seblang.com – Kecelakaan kerja tragis terjadi di Sungai Kali Manten, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Seorang pekerja DAM bernama Ropi’i (59), warga Dusun Krajan, Desa Kasembon, meninggal dunia setelah terseret arus deras dan terjepit pintu air DAM, Senin (5/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di area DAM Kali Manten, tepatnya di Gang DAM RT 013 RW 002 Desa Kasembon. Saat kejadian, korban tengah melakukan pembersihan sekaligus perbaikan pintu air DAM bersama dua perangkat desa dan sejumlah rekan kerja lainnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban menyelam untuk membersihkan sumbatan sampah pada pintu air ketiga DAM Kali Manten. Namun derasnya debit air sungai membuat korban kehilangan kendali hingga akhirnya terseret arus dan terjepit di sela pintu air.

Tiga orang saksi yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan pertolongan secara manual. Namun upaya tersebut gagal karena arus sungai sangat kuat dan membahayakan keselamatan para penolong.

Korban menyelam untuk membersihkan sumbatan sampah, namun terseret arus deras dan terjepit di pintu air DAM. Rekan-rekannya sudah mencoba menolong, tetapi tidak kuat karena debit air tinggi,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Senin (5/1/2026).

Setelah laporan diteruskan dari Ketua RT ke perangkat desa dan kepolisian, Polsek Bululawang segera mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan Basarnas, BPBD, PMI, PMI Rescue Kabupaten Malang, serta dibantu warga sekitar. Tak jauh dari lokasi DAM, petugas juga menemukan kemeja kotak-kotak dan topi milik korban yang diduga terlepas saat korban terseret arus.

Setelah melalui proses evakuasi yang cukup sulit, jasad korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari pintu air DAM dan langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum.

“Keluarga korban menolak visum. Pemeriksaan medis dilakukan oleh bidan dan perawat desa setempat,” tegas AKP Bambang.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut dan menyimpulkan kejadian ini sebagai kecelakaan kerja murni. Polres Malang juga mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar sungai dan DAM, agar lebih mengutamakan keselamatan karena arus sungai dapat berubah sangat cepat dan berbahaya./////////

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo