Tradisi Endhog-Endhogan Meriahkan Perayaan Maulid Nabi di Banyuwangi

by -1085 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com – Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awal jatuh pada Sabtu (8/10/2022). Hampir di berbagai desa di Banyuwangi dimeriahkan dengan tradisi endhog-endhogan.

Telur dihias dengan bunga kertas dan ditancapkan di pohon pisang berhias serta diarak keliling kampung atau ditaruh di masjid. Sembari membaca syair pujian pada Nabi Muhammad yang ada di kitab Al-Barjanzi.

“Tradisi ini merupakan bentuk ekspresi kecintaan masyarakat Banyuwangi kepada baginda Nabi Muhammad. Sebagai ungkapan rasa syukur, kami menyisihkan sebagian rezeki untuk berbagi dengan tetangga meski hanya berupa telur dan seancak nasi,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (8/10/2022).

Kegiatan tersebut, menurut Ipuk, patut untuk dilestarikan. Karena hal itu, tidak hanya sebagai ekspresi nilai-nilai religiusitas, namun juga memperkuat keeratan sosial dan keguyuban di tengah masyarakat. “Inilah bentuk nyata dari nilai utama Pancasila tentang gotong royong. Semua masyarakat terlibat dalam menyukseskan kegiatan,” terangnya.

Nilai-nilai gotong royong inilah, lanjut Ipuk, sebagai sesuatu yang harus senantiasa dijaga. “Dengan kultur gotong royong yang kuat, bisa menjadi modal dasar bagi pembangunan bagi pemerintah daerah,” imbuhnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *