Bulog berperan sebagai penyuplai bahan pokok dengan harga distributor yang stabil. “Ketika harga naik, toko penyeimbang akan menjual dengan harga yang sudah disubsidi, harapannya agar harga kembali stabil,” tambahnya.
Bupati Ipuk menyampaikan rasa syukur karena kekompakan TPID dan dukungan mitra pengendalian inflasi berhasil menjaga inflasi Banyuwangi di tahun 2023 menjadi yang terendah di Jawa Timur.
“Inflasi Banyuwangi pada tahun 2023 mencapai 2,15%, lebih rendah dari tingkat inflasi Jawa Timur (2,92%) dan Nasional (2,61%),” ungkapnya.
Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Harisun, menyatakan bahwa Bulog menyuplai bahan pokok ke 147 TOP Si Wangi di seluruh kecamatan. Setiap hari, Bulog mengirimkan bahan pokok sesuai dengan kebutuhan toko, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir.
“Barang yang habis langsung kami suplai. Harga yang ditawarkan kepada para pemilik toko pun merupakan harga distributor yang stabil, sehingga harga jual ke konsumen dapat tetap stabil dan terkendali, tidak fluktuatif,” kata Harisun.
Salah satu pemilik toko, Ibu Sumi, mengungkapkan harga jual beras SPHP Rp. 54.000 per lima kg, minyak goreng Rp. 13.500 per liter, dan gula pasir Rp. 16.500. “Jika stok habis, tinggal kontak Bulog minta dikirim lagi,” ujar Sumi./////











