Tak hanya itu, Kepala Dinas juga mengenalkan kesenian khas warga Randu alas berupa gamelan dengan penari yang diberi nama “Tok Tok Brug” Kepada masayarakat yang hadir dalam kegiatan.
Dalam hal lain, Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Dian Widayanti juga menyampaikan, selain dari Disparpora Kabupaten Madiun kegiatan yang diselenggarakan juga mendapatkan apresiasi dan antusias dari masyarakat Kecamatan Kare, khususnya warga Desa Randualas,serta kegiatan tersebut juga melibatkan OPD terkait, seperti Bapperida, Disperdakop dan UM, Disnakerperin, Disdukcapil serta Camat Kare.
“Kegiatan bertajuk Brem ini sebagai wadah promosi produk kreatifitas dari pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kecamatan Kare,yang mana sebelumnya sudah kita lakukan pendataan di Kecamatan disetiap Desa” Jelas Kabid Pemasaran, Dian Widayanti.
Ada berbagai pagelaran dalam acara yang mengambil tema ‘Kopi Kustik’ tersebut. Di antaranya musik akustik, seni pertunjukan budaya Tok Tok Bruk, fotografi (self photo studio), ekraf experience seperti kopi kare, omah kinarya dan batik tulis seroja. Selain itu juga ada kuliner, UMKM, fesyen, kriya dan pelayanan masyarakat dari OPD terkait.
Acara semakin menarik ketika para narasumber pelaku ekonomi kreatif asli Kecamatan Kare tampil sebagai narasumber dalam acara BREM tersebut. Mereka adalah Sumadi, pelaku ekonomi kreatif Kopi Kare dan Katon Felik Kurniawan, seorang YouTuber dan konten kreator dari Desa Randualas.(ADV)











