“Layanan konseling psikologi diterapkan guna meningkatkan kualitas para anggota,” ungkapnya.
Kopi Osing, lanjut Deddy, merupakan salah satu metode untuk penanganan kesehatan psikologi. Personil kepolisian rentang sekali menerima serangan fisik yang berdampak pada mental, untuk itulah dengan dibukanya konseling psikologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas psikologis anggota.
“Kegiatan konseling ini tidak hanya untuk personil Polresta Banyuwangi, tetapi juga bisa untuk keluarga personil,” terangnya.
Program Kopi Osing merupakan program pemberian konseling untuk anggota yang akan menikah, bercerai dan sedang menghadapi masalah. Konseling sendiri dimaknai sebagai proses bantuan bernuana psikis dan nonmaterial dari seorang ahli yang disebut konselor. Dalm perkembangan konseling digunakan memandirikan, mengentaskan masalah dan mengaktualisasi diri anggota.
“Program ini kita berikan untuk keberlangsungan hidup pribadi yang bahagia dan teraktualisasi dan mengentaskan masalah yang bisa menghambat kinerja anggota,” tutur Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy.
Dengan diluncurkan program Konseling Psikologi Polisi Banyuwangi diharapkan mampu membantu para anggota yang membutuhkan bantuan dalam permasalahan, sehingga bisa meningkatkan kinerja dan performa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagi Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat. (Humas Polresta Banyuwangi)









