Kunjungan dilanjutkan ke sejumlah hotel dan restoran untuk melihat implementasi e-PAD, sistem perpajakan daerah berbasis digital. Kepala Bapenda Banyuwangi, Samsudin, menjelaskan bahwa sistem tersebut melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pajak sehingga prosesnya lebih transparan.
Tim penilai juga mengevaluasi inovasi Sijakawangi dan Sipundiwangi. Sijakawangi meningkatkan efisiensi pengelolaan pajak daerah, sementara Sipundiwangi menjadi bentuk apresiasi bagi wajib pajak yang tertib administrasi.
“Melalui Sipundiwangi, wajib pajak berpeluang mendapatkan hadiah seperti motor, iPhone hingga paket umrah. Inovasi ini turut mendorong meningkatnya kepatuhan pajak,” ujar Samsudin.
Usai melakukan verifikasi, tim penilai menyampaikan apresiasi atas implementasi inovasi Banyuwangi.
“Sistem di Banyuwangi berjalan dengan baik. Berbagai pihak terlibat dan masyarakat merasakan manfaatnya,” kata Titin. (*)












