Ketiga atlet paralayang itu, menurutnya, akan menjadi kebanggan Situbondo dan harapannya dengan mengikuti Liga Paralayang jatim Seri 2 yang digelar di Gunung Menyan Banyuwangi, itu menjadi pengalaman pertama dalam berkompetisi bersama dengan atlet-atlet lainnya di Jatim.
“Kami optimis atlet paralayang Situbondo ini mampu menorehkan prestasi, karena mereka punya semangat tinggi untuk menjadi pilot paralayang terbaik,” kata Hadi.
Ia menambahkan, menerjunkan atlet paralayang dalam event Liga Paralayang jatim Seri 2 ini sangat penting untuk mengasah kemampuan atlet, salah satunya untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi Jatim VIII yang dijadwalkan pada September mendatang.
“Kami mohon doa kepada masyarakat Situbondo dan cabor-cabor lainnya, meski ini yang pertama sebagai atlet paralayang berkompetisi di Liga Jatim 2, harapan kami bisa menorehkan prestasi, dan paling tidak jam terbang atlet ini di Situbondo makin tinggi,” ujarnya.
Lebih jauh Hadi Prianto sedikit menjelaskan jika Liga Paralayang Jatim Seri 2 di Gunung Menyan diikuti lebih dari 80 atlet, dan melombakan dua nomor lomba, yakni kategori pelajar dan umum.
“Untuk kategori pelajar, dibuka bagi kelompok usia 19 dan 21 putra dan putri,” pungkasnya.////////











