Endro menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, saat itu korban berjalan di tengah rel dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, kereta api Sritanjung relasi Banyuwangi – Yogyakarta melaju dari arah utara ke selatan.
“Padahal masinis sudah membunyikan klakson, tetapi tidak dihiraukan, sehingga tertabrak kereta api tersebut,” ujarnya.
Endro juga mengimbau kepada warga yang kehilangan anggota keluarganya untuk dapat melapor ke Polisi. Pasalnya, hingga saat ini identitas korban belum diketahui, mengingat kondisi jasad korban yang sudah tidak bisa dikenali.//









