“Sementara untuk pihak korban, FISIP Universitas Jember bekerjasama dengan Satgas PPKS Universitas Jember. Untuk kemudian memberikan penguatan secara emosional kepada korban,” ungkapnya.
Lebih lanjut, terkait kasus yang saat ini viral dan santer terungkap di medsos. Djoko berjanji akan memberikan informasi terkait progres yang dilakukan.
“Kepada pihak korban akan diberikan bantuan informasi lainnya meliputi perkembangan perkara, perlindungan data dan informasi, informasi bantuan medis apabila diperlukan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Jember (Unej) berinisial IM diduga membuat banyak akun palsu di Media Sosial (Medsos).
Pasalnya, banyaknya akun medsos yang dibuat oleh pria angkatan 2019 itu. Bertujuan untuk meminta foto bugil dari perempuan-perempuan khususnya mahasiswi.
Diketahui akun palsu itu dibuat pada berbagai medsos, diantaranya instagram (IG), dan X (twitter). Kemudian, terungkapnya kasus yang ramai dibahas tersebut, berawal dari unggahan @Irenedelyn di media sosial X (twitter).//////












