Di beberapa kecamatan seperti Rogojampi, Banyuwangi, Glagah, dan Kabat terjadi ketidaksinkronan data antara PPK, Panwas dan Saksi Partai Politik. Sehingga dia menduga ada permainan diantara penyelenggara pemilu.
Di Kecamatan Glagah, juga sempat terjadi insiden dimana amplop form D Hasil tidak tersegel. PPK mengganti segel dengan lem. “tu kan jelas menguatkan indikasi adanya perubahan data hasil rekap,” kata dia yang juga menjadi saksi partai dalam prosesi rekapitulasi tingkat kabupaten.
Alasan-alasan itu yang membuatnya meragukan prosesi Pemilu 2024 di kabupaten Banyuwangi. Basuki dengan tegas menolak hasil rekapitulasi Pemilu di Bumi Blambangan.
“Jadi saya menilai sejak masa tenang itu ada indikasi kecurangan-kecurangan yang terstruktural akan tetapi dibiarkan. Saya menilai Bawaslu tidak bisa melaksanakan tupoksinya dengan benar,” jelasnya.
Selanjutnya dia menyatakan terkait keberatan dan penolakan hasil pemilu 2024 pihaknya juga akan berkirim surat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).
“Supaya didengarkan keluhan kita ini, kita akan berkirim surat juga ke DKPP,” tegasnya.
Sementara Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Banyuwangi, M Nur Wahid menyampaikan alasan serupa. Pihaknya menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2024 karena alasan banyaknya indikasi kecurangan.
“Terutama saat proses rekapitulasi di Kabat, Glagah dan Rogojampi. Contoh di Kecamatan Kabat ada 94 TPS yang dilakukan perbaikan dan pembenahan. Kalau 1-2 TPS itu baru perbaikan, tapi kalau 94 itu pengkondisian. Makanya kita menolak hasil ini karena kita nilai tidak jurdil,” ujar Wahid.
Sedangkan Ketua DPC Partai Garuda Banyuwangi, Yusuf Hidayat saat dikonfirmasi wartawan belum memberikan tanggapan.
Sebagai informasi prosesi Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2024 di Banyuwangi dijadwalkan 28 Februari sampai dengan 2 Maret 2024. Namun sampai dengan Senin (4/3/2024) dinihari proses rekapitulasi yang berlangsung di el Hotel Royal Banywuangi.
Proses rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 ini molor dari jadwal yang dirancang oleh KPU Banyuwangi yang diharapkan rapat pleno terbuka berakhir pada Sabtu (2/3/2023)..










