“Tata tertib ini harus dapat mengakomodasi kebutuhan DPRD, namun tetap memperhatikan hak-hak pihak luar, baik eksekutif maupun pemangku kepentingan lainnya. Kami ingin memastikan tata tertib ini benar-benar mendukung kinerja pemerintahan secara keseluruhan,” tegas politikus Partai Golkar ini.
Melalui pembahasan intensif yang melibatkan anggota muda, Ruliyono berharap tata tertib dan alat kelengkapan DPRD Banyuwangi dapat segera rampung. Hal ini diyakini akan mendorong efektivitas dan efisiensi pemerintahan daerah dalam periode kepemimpinan baru.
“Kami ingin DPRD dan Pemkab Banyuwangi dapat bekerja saling mendukung sesuai tugas pokok masing-masing. Tata tertib baru ini adalah hasil kolaborasi produktif para anggota muda yang patut diapresiasi,” pungkas Ruliyono.












