Pihaknya mengapresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Jember.
“Karena Kabupaten Jember sudah mengalami penurunan angka stunting sebanyak 5,7 persen. Hal ini terlihat bahwa Kabupaten Jember, berkontribusi dalam penurunan stunting di Jawa Timur, serta juga nasional,” ungkapnya.
“Apalagi Pemkab Kota maupun Kabupaten, Provinsi serta Pemerintah Pusat sangat memperhatikan kasus stunting. Karena ini menjadi sangat penting di Indonesia, untuk menyiapkan generasi ke depan yaitu generasi emas pada tahun 2045 mendatang,” sambungnya.
Sehingga ia berharap kepada seluruh pihak mulai dari Kecamatan hingga Pemerintah Desa untuk lebih giat lagi dan fokus kepada kasus stunting yang ada di wilayahnya masing-masing.
“Karena ujung tombak Pemerintah Kabupaten Jember adalah Pemerintah Desa yang langsung bersentuhan oleh masyarakat,” pungkas Ketua TPPS Jember itu.











