Banyuwangi, seblang.com – Karantina Pertanian Surabaya Wilayah Kerja (Wilker) Ketapang Banyuwangi bersama Satgas PMK dari Intelijen Kodam/V Brawijaya beserta Unit Intelijen Kodim/0825 Banyuwangi mengamankan ratusan ekor Babi potong tanpa dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal, Selasa (27/9/2022) pagi.
Penanggung Jawab Karantina Pertanian Surabaya Wilayah Kerja (Wilker) Ketapang Banyuwangi, Putu Swesti Widyarini mengatakan, ratusan ekor Babi potong tersebut diangkut dua truk colt diesel. Kedua truk itu berasal dari Kabupaten Jembrana dan Gianyar, Bali yang dilalulintaskan melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk – Ketapang.
“Rencananya, 160 ekor babi potong tersebut akan dikirim ke Tanggerang Banten dan Bandung Jawa Barat,” kata Putu Swesti kepada wartawan.
Penggagalan pengiriman ratusan ekor babi potong tanpa dokumen dari Bali ke Jawa itu berawal adanya informasi dari Satgas PMK Intelijen Kodam/V Brawijaya dan Unit Intelijen Kodim/0825 Banyuwangi yang disampaikan kepada Karantina Pertanian Wilker Ketapang Banyuwangi, sekitar pukul 05.00 WIB.

“Berdasarkan laporan itu, pejabat Karantina Pertanian wilayah kerja Banyuwangi langsung meningkatkan pengawasan,” ujar Putu.
Sehingga pada saat kapal yang mengangkut truk yang dimaksud itu bersandar di dermaga Ketapang, pejabat Karantina Pertanian wilayah kerja Banyuwangi bersama Satgas PMK mengamankannya.









