Banyuwangi, seblang.com – Memasuki tahun politik 2023, Polresta Banyuwangi dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur siap bersinergi perangi berita bohong atau hoaks dengan mendorong terbentuknya Komite Komunikasi Digital (KKD) di Kabupaten Banyuwangi.
Rencana tersebut dicetuskan saat Ketua AMSI Jatim Dr. Arief Rahman, S.T., M.M. didampingi Komisaris seblang.com Erwin Yudianto, S.H. beraudiensi dengan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K. di Mapolresta setempat, Kamis (16/2/2023).
Ketua AMSI Jatim Arif Rahman mengatakan, semakin massifnya penyebaran berita hoaks yang menjadi sampah di dunia digital, dapat memicu terjadinya gesekan antar masyarakat.
Terlebih di tahun politik, polisi yang memiliki tugas salah satunya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat ini akan semakin berat, jika tidak melibatkan pemangku kepentingan lainnya.
“Kepolisian tidak bisa sendiri. Oleh sebab itu, AMSI sebagai asosiasi yang menaungi media mainstream dan Profesional di bawah naungan Dewan Pers, siap membantu kinerja kepolisian dalam menangkal berita hoaks,” ujarnya.
Untuk itu, kata Arif, di Kabupaten Banyuwangi perlu dibentuk Komite Komunikasi Digital (KKD), sebagaimana yang telah terbentuk di 32 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Didalamnya, terdiri atas pejabat pemerintah, TNI, Polri, awak media, dan akademisi,
Menurutnya, KKD yang diinisiasi bersama oleh AMSI Jatim, Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya dan Pemprov Jatim sejak tahun lalu, dapat dijadikan salah satu solusi menghadapi badai informasi di tahun politik.












