“Tanam Culik” Cara Dispertan Banyuwangi Maksimalkan Potensi Sumberdaya Pertanian Tingkatkan Produksi Padi

by -1587 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono
Petani saat tanam padi di samping kantor redaksi media online Seblang.com

Banyuwangi, seblang.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi telah mengambil langkah-langkah inovatif untuk memaksimalkan potensi sumber daya pertanian. Salah satunya dengan mendorong petani untuk menggunakan sistem tanam culik guna meningkatkan produksi padi nasional.

Kepala Dispertan Banyuwangi, Arief Setiawan, menjelaskan bahwa sistem tanam culik adalah strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan hujan dengan mempercepat waktu tanam. Ia mengatakan bahwa petani dapat langsung menanam kembali setelah panen dengan menggunakan sistem ini.

Langkah ini diambil karena curah hujan di Banyuwangi mulai meningkat, memungkinkan petani memasuki musim tanam utama lebih cepat. Arief menyebutkan bahwa strategi ini dapat menjadi langkah efektif untuk mengatasi dampak El Nino yang menyebabkan mundurnya waktu tanam akibat kekeringan.

“Para petani dapat melakukan percepatan tanam dengan melakukan persemaian lebih awal sehingga tidak perlu menunggu panen selesai,” ungkap Arief.

Selain itu, Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) telah tersedia di seluruh Banyuwangi untuk membantu petani dalam persemaian. Heru Rusianto, General Manager UPJA Tani Makmur Gladag, menjelaskan bahwa dengan sistem tanam culik, petani dapat melangsungkan masa tanam hingga empat kali dalam setahun.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *