Mojokerto, seblang.com – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus membuktikan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kini, peserta JKN tidak perlu khawatir jika sedang berada di luar kota, baik untuk urusan pekerjaan maupun liburan, lalu membutuhkan layanan kesehatan.
Melalui dukungan sistem digital serta jaringan fasilitas kesehatan yang luas, BPJS Kesehatan memastikan layanan tetap bisa diakses dengan mudah di seluruh Indonesia.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari, saat ditemui di kantornya pada Kamis (19/09), menyampaikan bahwa berbagai kemudahan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh hak layanan meskipun sedang berada di luar domisili.
“Peserta JKN tidak perlu khawatir jika berada di luar kota. BPJS Kesehatan telah menyiapkan sistem yang memungkinkan peserta tetap mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan setempat. Peserta bisa langsung berobat dengan ketentuan maksimal tiga kali kunjungan dalam satu bulan selama berada di luar domisili. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar peserta terlindungi kapan pun dan di mana pun,” terang Elke.
Ia menambahkan, kemudahan ini juga berlaku pada kondisi gawat darurat. Peserta dapat langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tanpa memerlukan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Salah satu inovasi yang sangat membantu peserta adalah aplikasi Mobile JKN dengan fitur Info Lokasi Faskes. Melalui fitur ini, peserta dapat dengan mudah menemukan fasilitas kesehatan terdekat yang menjadi mitra BPJS Kesehatan.
“Sistem BPJS Kesehatan sudah terintegrasi secara nasional, sehingga data peserta dapat diakses di seluruh fasilitas kesehatan mitra. Hal ini tentu memberikan rasa aman bagi peserta yang sedang bepergian. Informasi lokasi faskes terdekat bisa langsung dicari melalui aplikasi Mobile JKN,” tambah Elke.
Ia berharap, kemudahan ini semakin meningkatkan kepuasan peserta JKN.
“Harapan kami, peserta semakin tenang dalam beraktivitas di luar domisili karena tahu bahwa perlindungan JKN tetap berlaku. Inilah wujud nyata komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan jaminan kesehatan yang merata, adil, dan berkesinambungan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Kemudahan tersebut juga dirasakan langsung oleh Yudha (33), seorang pekerja asal Mojokerto yang kerap ditugaskan ke luar kota. Ia menceritakan pengalamannya saat tiba-tiba jatuh sakit ketika sedang bekerja jauh dari domisili.
“Waktu itu saya sedang kerja di luar kota dan mendadak sakit. Awalnya bingung harus berobat ke mana karena FKTP saya ada di Mojokerto. Lalu saya buka aplikasi Mobile JKN dan menemukan menu info lokasi faskes. Setelah memilih faskes terdekat, saya langsung menuju ke sana dan ternyata benar bisa digunakan,” cerita Yudha.
Menurutnya, aplikasi Mobile JKN sangat membantu peserta, baik saat kondisi darurat maupun ketika bepergian.
“Saya awalnya khawatir ditolak karena FKTP saya beda kota. Tapi ternyata sistem JKN sudah semakin bagus. Saya benar-benar terbantu dan merasakan manfaat program JKN sesuai janji layanan. Menurut saya, semua masyarakat sebaiknya mengunduh aplikasi Mobile JKN di gawai masing-masing,” tutupnya.////////










