Banyuwangi, seblang.com – Komunitas Musisi dan Singer Banyuwangi (KMSB) menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada para pengguna jalan di depan Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian para insan seni kepada masyarakat sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar musisi dan komunitas seni di Banyuwangi.
Ketua Panitia kegiatan, Ayus Budi Irawan, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan agenda rutin tahunan KMSB yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-9. Lokasi kegiatan pun sengaja dipilih berbeda setiap tahunnya.
“Untuk kegiatan hari ini KMSB berbagi yang ke-9. Setiap tahun kita tidak selalu di sini, kita pindah-pindah tempat. Alhamdulillah pada sore hari ini teman-teman dari sektor utara, selatan, hingga area kota bisa hadir dan kompak mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk insan seni dari luar daerah. Bahkan, sejumlah musisi dari Situbondo hingga Bali turut memberikan donasi untuk kegiatan tersebut.
Menurut Ayus, kegiatan berbagi ini dilatarbelakangi oleh rasa syukur para seniman yang selama ini telah diberikan ruang oleh masyarakat untuk berkarya dan menghibur.
“Sebagai insan seni, kita sering diberikan ruang oleh masyarakat untuk mengisi berbagai acara dan memberikan hiburan. Maka di bulan penuh berkah ini kami tergerak untuk berbagi kepada sesama, merangkul teman-teman musisi, singer, artis, sound system, hingga masyarakat umum,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KMSB Mohammad Yasin menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 80 anggota yang berasal dari berbagai wilayah di Banyuwangi.
“Anggota yang hadir kurang lebih hampir 80 orang, terdiri dari perwakilan korwil utara, selatan, dan tengah. Alhamdulillah masyarakat sekitar Ketapang selalu antusias menyambut kegiatan positif seperti ini setiap tahunnya,” kata Yasin.
Ia menuturkan, pemilihan lokasi di sekitar Pelabuhan Ketapang bukan tanpa alasan. Menurutnya, banyak pengendara dan sopir yang melintas di kawasan tersebut merupakan para musafir atau perantau yang sedang melakukan perjalanan.
“Kami sengaja memilih titik di Pelabuhan Ketapang karena banyak pengendara dan sopir yang merupakan musafir. Jadi kita ingin berbagi kepada mereka yang sedang dalam perjalanan,” tambahnya.
Ke depan, KMSB juga berencana mengembangkan kegiatan sosial lainnya, termasuk membentuk sistem penggalangan dana internal untuk membantu anggota yang membutuhkan.
“Harapannya KMSB ke depan bisa membuat kegiatan sosial lainnya. Misalnya jika ada anggota yang sakit, kita bisa mengumpulkan dana dan memberikan santunan. Semoga teman-teman selalu kompak, sehat, dan terus berbuat baik untuk masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu anggota KMSB, Huda Bramantyo, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan berbagi takjil ini menjadi bukti kekompakan para insan seni di Banyuwangi.
“Alhamdulillah tahun ini tidak disangka begitu meriah. Bahkan teman-teman dari perbatasan Situbondo dan Probolinggo juga hadir memberikan dukungan. Semoga ke depan kita semakin solid, rukun, dan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi wadah silaturahmi antar komunitas seni, termasuk dengan komunitas lain yang turut hadir memberikan dukungan.
“Terbukti teman-teman dari komunitas lain juga hadir memberikan support. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan antar insan seni di Banyuwangi sangat kuat,” tambahnya.











