Situbondo, seblang.com – Panggung peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Wakil Bupati Ulfiyah (Mbak Ulfi) bukan hanya soal laporan kinerja. Ada satu nama yang mencuat dan jadi pusat perhatian yakni Kadari, jurnalis seblang.com.
Dalam gelaran acara “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026), Kadari diganjar penghargaan sebagai “Pemuda Penggerak UMKM”.
Bukan tanpa alasan. Ia dinilai berhasil memutar balik citra kawasan “BurnikCity” yang sebelumnya lekat dengan stigma negatif, menjadi ruang baru yang produktif dan hidup oleh geliat UMKM.
Dari tangan seorang jurnalis, narasi berubah. Dari citra suram menjadi peluang ekonomi.
Apa yang dilakukan Kadari tak berhenti pada pemberitaan. Ia ikut mendorong, menggerakkan, bahkan menghubungkan pelaku usaha kecil agar bisa tumbuh bersama.
Hasilnya mulai terasa. BurnikCity kini dikenal sebagai titik aktivitas ekonomi rakyat yang terus berkembang.
“Ini menjadi kebanggaan karena jurnalis kami mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Herry W Sulaksono Pimpinan Redaksi Seblang.com.
“Kadari tak hanya menulis, tapi ikut menciptakan perubahan,” tambahnya.
Bagi Kadari, momen ini lebih dari sekadar penghargaan. Ia menyebutnya sebagai pengakuan atas kerja kolektif masyarakat kecil yang selama ini berjuang.
“Ini adalah hari yang paling bersejarah. Sebuah kehormatan bisa menerima penghargaan langsung dari Mas Rio dan Mbak Ulfi. Prestasi ini sejatinya adalah milik kita semua para pelaku usaha lokal,” ujar Kadari.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai jurnalis, tetapi juga bagian dari perubahan itu sendiri.
“Semoga apresiasi ini menjadi bahan bakar bagi kita untuk tidak lelah berinovasi. Dari UMKM, oleh UMKM, untuk Situbondo yang lebih maju!” katanya.
Di momen yang sama, Pemkab Situbondo juga menunjukkan keberpihakan nyata. Sebanyak 10 ribu paket takjil dibagikan gratis, seluruhnya dibeli dari pelaku UMKM lokal. Langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi suntikan langsung bagi ekonomi rakyat di bulan Ramadan.
Momentum ini juga menjadi refleksi perjalanan kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Meski baru setahun menjabat, keduanya telah diuji dengan berbagai tantangan besar, mulai dari kebijakan efisiensi anggaran nasional, dinamika fiskal daerah, hingga penanganan bencana banjir bandang.
Melalui acara “Lapor Rakyatku”, pasangan Mas Rio dan Mbak Ulfi menunjukkan transparansi kinerja kepada publik. Keberhasilan menekan angka pengangguran dan meningkatkan investasi hingga Rp1,04 triliun menjadi bukti bahwa visi “Situbondo Naik Kelas” bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.












