Untuk anggaran pembangunan program, per unit menurutnya Alif, menelan anggaran sekitar Rp. 15 juta lebih. Untuk dinding menggunakan batako, lengkap dengan gawang jendela dan pintu, termasuk. Untuk atapnya dilakukan perbaikan, termasuk lantainya juga dipelestarisasi.
“Alhamdulillah program berjalan lancar berkat tim pelaksana kegiatan di lapangan. Semoga asas manfaat dari program bisa bermanfaat untuk kedua warga saya ini,” jelas Alif, Kamis (30/06/2022).
Ke depan, menurut Alif, program RLTH terus akan diajukan bagi warga yang benar – benar rumahnya tak layak huni, terlebih masuk dalam kreteria. Agar, harapan warga yang memiliki rumah tak layak huni di Kebaman, bisa terealisasi pembangunannya melalui program tersebut./////











