Dia menuturkan dalam beberapa waktu terakhir daging sapi harga dipasaran tetap tetapi harga sapinya mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena daya beli masyarakat yang berkurang sebagai salahsatu dampak pandemi Covid 19 yang lalu dan kelangkaan pupuk yang berimbas menurunnya harga sapi.
“Ketika perekonomian masyarakat khususnya petani melemah maka minat masyarakat untuk membeli bakso berkurang. Sedangkan sekitar 80 persen daging sapi terserap untuk memenuhi permintaan pedagang bakso. Ketika bakso kurang laku di masyarakat menyebabkan harga sapi kurang bagus,” imbuh Abdurrazak.
Lebih lanjut dia menambahkan sampai minggu keempat Maret 2023, untuk ayam petelur stok di Banyuwangi sekitar 125 ribu ton sementara kebutuhan sekitar 122 ton. Sedangkan untuk stok telur sampai saat ini sekitar 387.045 ton sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.////











