Sterilisasi Ketat dan Pengamanan Humanis, Ibadah Jumat Agung di GSJPDI Pacet Mojokerto Berlangsung Khidmat

by -2 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Kapolsek Pacet memimpin langsung sterilisasi dan pengamanan ibadah Jumat Agung di GSJPDI Pacet.

Mojokerto, seblang.com – Jajaran Polsek Pacet, Polres Mojokerto, menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam mengawal rangkaian ibadah Pekan Suci Paskah 2026. Fokus pengamanan kali ini menyasar Gereja Sidang Jemaat Pantekosta di Indonesia (GSJPDI) yang berlokasi di Jalan Gerilya No. 248/249, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Pengamanan dimulai sejak Jumat pagi (3/4/2026). Tim gabungan Polsek Pacet melakukan sterilisasi menyeluruh di area gereja sebelum jemaat datang. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan lokasi bebas dari benda mencurigakan maupun bahan berbahaya.

Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H., menjelaskan bahwa sterilisasi dilakukan dengan menyisir titik-titik vital, baik di dalam maupun di luar gereja.

“Anggota kami memeriksa mulai dari mimbar pendeta, kursi jemaat, perangkat sound system, alat musik, hingga area parkir. Hasilnya, tidak ditemukan benda berbahaya dan lokasi dinyatakan steril,” tegas AKP Umam.

Pengamanan berlanjut saat prosesi ibadah Jumat Agung berlangsung. Sebanyak 10 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari 7 anggota Polsek Pacet, 2 personel Koramil Pacet, serta dibantu petugas keamanan internal gereja.

Ibadah yang dihadiri sekitar 50 jemaat tersebut dipimpin oleh Pendeta Hennoch Cahyono, S.E. Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian bersama TNI tidak hanya berjaga di pintu masuk, tetapi juga aktif menyapa jemaat secara humanis sembari melakukan pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan.

“Kehadiran kami di lapangan, bersinergi dengan rekan-rekan TNI dari Koramil Pacet, adalah wujud komitmen ‘Polisi Mojokerto, Polisi Rakyat’. Kami ingin menjamin hak masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan aman dan tanpa rasa khawatir,” tambahnya.

Rangkaian ibadah yang meliputi puji-pujian, homili, hingga sakramen perjamuan kudus tersebut berakhir pukul 10.30 WIB. Berkat koordinasi antara pihak gereja, kepolisian, dan TNI, seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh kekhidmatan.

Apresiasi pun datang dari pihak gereja yang merasa terbantu dengan langkah sterilisasi dan pengamanan sejak dini, sehingga jemaat dapat beribadah dengan khusyuk di tengah suasana sejuk Kecamatan Pacet. (rs)

Teks foto:

iklan warung gazebo