Singgung “Politik Birokrasi” dan Peran Camat, Bupati Situbondo Lantik 244 Pejabat Baru

by -54 Views
Wartawan: Kadari
Editor: Herry W Sulaksono
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melantik pejabat


Situbondo, seblang.com — Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, melantik 244 pejabat baru yang terdiri dari pejabat administrator, pengawas, serta Kepala UPT Puskesmas dalam upacara yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (21/11/2025).

Momentum pelantikan tersebut dimanfaatkan Bupati yang akrab disapa Mas Rio untuk menegaskan kembali pentingnya profesionalisme ASN dan menyinggung keras fenomena “politik birokrasi” di internal pemerintahan.

Total pejabat yang dilantik meliputi 129 pejabat administrator, 104 pengawas, dan 11 Kepala UPT Puskesmas. Di tingkat kecamatan terjadi rotasi besar, dengan 13 Camat baru dilantik serta 3 Camat lainnya bergeser ke jabatan berbeda. Dari keseluruhan pejabat tersebut, 157 berjenis kelamin laki-laki dan 87 perempuan.

Dalam sambutannya, Mas Rio menyebut pelantikan kali ini sebagai salah satu momen paling emosional dalam masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa percepatan visi dan misi daerah sangat ditentukan oleh kinerja pejabat eselon yang baru dilantik. “Kurang lebih ada tujuh ribu sumber daya manusia di Pemkab Situbondo, dan semuanya punya keinginan. Sementara jabatan yang tersedia hanya sekitar 10 persen,” ucapnya.

Mas Rio kemudian menyampaikan kritik tajam terkait praktik “politik birokrasi” yang menurutnya lebih keras daripada politik di DPRD. Ia menggambarkan fenomena saling sikut hingga kolaborasi dengan kekuatan eksternal demi mempertahankan kepentingan tertentu.

Pengambilan sumpah para pejabat baru dalam pemerintahan kabupaten Situbondo

“Dalam politik birokrasi saling sikut, saling makan, bahkan ada yang berkolaborasi dengan berbagai kekuatan di luar untuk menggulingkan kekuatan di dalam, demi memastikan kepentingannya terjaga,” tegasnya. Praktik seperti itu, lanjutnya, kerap menghambat jalannya implementasi program prioritas pemerintah daerah.

Ia juga menyoroti persepsi keliru bahwa penugasan di kecamatan merupakan bentuk “tahanan politik” atau dalam artian dibuang karena dianggap sangat politis. Mas Rio menilai persepsi tersebut telah mereduksi arti penting kecamatan sebagai garda terdepan pelayanan publik. “Jika pemerintah kecamatan tidak ditopang dengan tata pemerintahan yang kuat, maka para kasi-kasinya bisa lebih pintar dari perangkat desa,” katanya.

Ia memastikan bahwa pada era pemerintahannya bersama Wakil Bupati Ulfi, kecamatan akan diperkuat kembali. “Sepuluh sampai lima tahun terakhir ini wewenangnya berkurang. Tapi di era saya dan Mbak Ulfi, Camat akan menjadi tulang punggung kebijakan dan kita akan memperbaiki strukturnya,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Mas Rio meminta seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk segera menunjukkan komitmen kerja dan kontribusi nyata. Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan harus dijawab dengan kinerja yang mampu membawa Situbondo “Naik Kelas”. “Oleh karena itu, para pejabat yang telah dilantik harus dapat menunjukkan kinerjanya menuju Situbondo Naik Kelas yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

iklan warung gazebo