Kalapas Pemuda Kelas II Madiun Ardian Nova menjelaskan, “Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres beserta jajaran bahwasannya ini adalah hasil koordinasi antara Polres dan Lapas.
Tentunya ke depan ini Sinergi dan koordinasi ini terus akan kita tingkatkan dan komunikasi ini penting sekali karena untuk narkoba kita tidak bisa bekerja sendiri – sendiri, kami tetap akan minta bantuan dari kepolisian yang memang ahlinya dengan pemberantasan narkoba.
Kita selalu melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan sebagainya memang kembali lagi mereka juga pasti akan 1000 macam cara untuk memasukkan. Kami sudah menggandeng dari kantor agama untuk melakukan pembinaan keagamaan juga.
Dalam hal ini kami tetap berupaya untuk mencegah mereka untuk memasukkan kejahatannya mulai dari penipuan sampai narkoba dengan cara kita laksanakan operasi kamar.
Secara fisik Lapas kelas II ada 143 kamar, sampai hari ini napi penghuni Lapas Kelas II sejumlah 1500 dan kapasitas yang seharusnya 854 napi, “pungkasnya. (**19/hms)












