Ketua DPD LDII Banyuwangi, KH. Astro Junaedi, menyatakan bahwa TEG ini kali pertama digelar di Banyuwangi. Ia berharap ajang ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda LDII untuk menghidupkan olahraga tenis yang selama ini seakan kurang diminati. “Sudah ada bibit, ada generasi muda yang masih di bawah 30 tahun. Ini kita harapkan jadi motivasi bagi anak muda yang lain,” ujarnya.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Alfin Kurniawan, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, event ini sangat bagus untuk pembinaan dan pencarian bibit atlet tenis, mengingat selama ini pembinaan atlet tenis junior masih kurang. “Beberapa cabang olahraga juniornya kurang, salah satunya tenis. Harapan kita, ada kegiatan seperti ini untuk merangsang prestasi atlet,” katanya.
Alfin menambahkan bahwa sport tourism berskala nasional ini bisa meningkatkan kunjungan ke Banyuwangi, yang tentunya akan berdampak positif bagi ekonomi lokal. “Harapan kami, semakin banyak komunitas melakukan kegiatan di Banyuwangi. Semakin ramai, akan semakin menunjang perekonomian di Banyuwangi,” terangnya.
Lebih lanjut, Alfin menyebutkan bahwa kegiatan ini secara langsung maupun tidak langsung bisa menjadi ajang promosi Banyuwangi. “Selama ini banyak dari mereka yang hanya tahu Banyuwangi dari media sosial dan berita. Dengan berkunjung langsung, mereka bisa melihat kondisi Banyuwangi yang sebenarnya,” tutupnya./////










