“Bantu kami ikut mengawasi, karena itu semua adalah bangunan publik yang nanti kemanfaatanya untuk masyarakat, maka ayo diawasi bareng-bareng,” terangnya.
Saat disinggung penyebab ambruknya bagian pilar tersebut, Ning Ita menjelaskan adanya sedikit kelalaian kontraktor dan kurangnya pengawasan. Pasalnya proses pembangunan pilar setinggi kurang lebih 4 meter itu dipasang secara simultan.
“Kemarin kan ada libur satu hari saat peringatan HUT RI, memang disini (kantor Pemkot) digunakan untuk kegiatan full sehingga seluruh pekerjaan diberhentikan sehari. Nah mau nya rekanan mengganti libur 1 hari itu sehingga dikebut, yang bawah belum kering dan digarap lagi atasnya, ini jadi bahan evaluasi kedepan,” terangnya.
Turut hadir mendampingi Ning Ita dalam meninjau proyek facade tersebut, Kepala Bidang Penataan Ruang, Bangunan dan Bina Kontruksi DPUPRPRKP, Yustian Suhandinata. (ris)









