Banyuwangi, seblang.com – Bila ada yang mengatakan karya seni tanpa batas memanglah cocok untuk menggambarkan apa yang dilakukan oleh komunitas seni rupa di Banyuwangi ini.
Bertajuk “Senang-Senang”, Komunitas seniman dan perupa yang menamai dirinya “Satu Sama” memamerkan 72 karya lukis dari 9 perupa di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi.
Ainur Rofiq, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi meluangkan waktu untuk menghadiri dan menyasikan langsung pameran karya seni rupa tersebut disela kesibukan memantau even World Surf League (WSL) Championship Tahun 2022 di Pantai Plengkung atau G-Land Banyuwangi.

Dalam kesempatan tersebut Alumni Fisipol Universitas Jember menyampaikan rasa bangga atas inovasi dan kreatifitas yang tiada batas para seniman dan perupa dalam mengekspresikan karya-karya mereka..
“Ini merupakan pameran seni lukis yang sangat kreatif, dengan tempat yang merupakan sebuah kandang kambing, namun bisa disulap menjadi sebuah pameran karya lukis. Tentu inilah yang patut dicontoh bahwa berkesenian itu dapat dilakukan tanpa batas,” ujar Ainur Rofiq.











