Sengkarut PT PBS Bagai Benang Yang Dikusutkan Suguhan Cerita Monoton Bagi Publik Sejak Tahun 2016

by -687 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Yahya Umar, Netizen Banyuwangi Bersuara (istimewa)


Netizen melihat bagaimana sebuah proses penyelesaian masalah bisa begitu panjang.

Pada saat H Sugirah Wakil Bupati Banyuwangi yang membacakan jawaban Bupati Banyuwangi dalam memberikan jawaban terhadap Pemandangan Umum (PU) Fraksi atas diajukannya Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun Anggaran 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan” Saat ini, proses yang sedang berjalan, yaitu finalisasi laporan keuangan oleh komisaris dan direksi PT PBS sebagai bahan penyelenggaran RUPS atau RUPSLB.Lagi-lagi Netizen dihadapkan dengan keputusan yang lumayan panjang kusutnya,” pungkas pria asal Lateng itu.


Diberitakan sebelumnya Projo Banyuwangi menagih komitmen Eksekutif, Legislatif, dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menuntaskan Kasus PT PBS Banyuwangi . Dalam perkembangan penanganan kasus PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PT PBS) Banyuwangi pada dasarnya tidak ada yang perlu ditanggapi, karena ekskutif sudah menjelaskan progresnya seperti itu. Tinggal menunggu implementasinya oleh pemkab dan kontrol ideal dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudi Hartono Latief, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) melalui WhatsApp (WA) pada Rabu (15/06/2022)

“Kami Berharap persoalan kapal ini bisa segera tuntas, agar tidak menjadi ladang abadi para pemburu rente yg pragmatis maupun politis.Beliau para petinggi lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus memiliki komitmen tinggi guna menuntaskannya dengan segera,” jelas Rudi.

Tokoh asal Genteng itu menuturkan agar publik clear dan tidak menjadi korban diombang-ambingkan kepentingan pihak-pihak yang mempermainkan isu. Ada baiknya pihak ekskutif release resmi di media. Juga diikuti pandangan legislatif dan legal opinion dari APH.

“Juga lebih baik lagi jika juga diselenggarakan penyampaiannya dalam sidang paripurna terbuka, yang juga direlay melalui saluran media sosial. Jangan malah mbulet dan menjadi isu yang usum-usuman (musiman-red) yang muncul tenggelam pada siklus kepentingan tertentu,” pungkasnya.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *