Masih belum jelas, siapa ayah kandung dari sang bayi. Meski begitu, SH, satu dari salah satu seorang pelaku rudapaksa tersebut sempat menikahinya pada Februari 2022 lalu.
Namun usai akad pernikahan, Bunga ini ditinggalkan begitu saja, tanpa ada pertanggungjawaban. Hingga akhirnya, Bunga beserta orang tuanya memutuskan untuk melaporkan para pelaku predator seksual tersebut.
Sunaryo, pendamping keluarga sekaligus guru korban mengatakan, bahwasanya pihaknya hanya menginginkan keadilan atas peristiwa rudapaksa yang menimpa anak didiknya.
“Kami ingin para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena apa yang mereka buat telah merusak masa depan korban,” kata Sunaryo.
Meski begitu, jelas Sunaryo, korban saat ini masih tercatat menjadi muridnya yang duduk dibangku kelas 3 SMA. Pasalnya, korban bersekolah di sekolah non formal lantaran kondisi keluarga korban yang kurang mampu.
“Untuk itu, kami memohon kepada polisi untuk segera menangkap para pelaku,” pungkasnya.///











