“Sedangkan materi seleksi pusat pengetahuan umum (PU) dan wawasan kebangsaan dan yang menentukan bukan panitia yang ada di daerah tetapi panitia pusat karena adik-adik tes secara online. Sehingga bahasanya tidak ada titipan-titipan semua mendapatkan kesempatan dan peluang yang sama ,” jelas Lutfi.
Jumlah peserta seleksi dalam tahap tercatat sekitar 500 peserta dan yang dinyatakan lolos tahap selanjutnya 166 serta akhirnya nanti akan terpilih 77 calon anggota Paskibra kabupaten Banyuwangi. Sehingga untuk penentuan yang lolos masih ada dua tahap lagi yang biasa dikenal tahap pantukir, yaitu wawancara dan kepribadian, tambah Lutfi.
Dalam sekeksi Paskibra kali ini juga akan dilihat rekam jejak digital sehingga konten-konten yang biasa mereka suka akan terlihat.”Apabila mereka suka melihat konten yang terkait teroris atau intoleransi dan hal-hal yang terlalu dewasa (pornografi) otomatis akan tereleminasi. Termasuk secara fisik yang memiliki tato dan tindik telinga otomatis gugur dalam seleksi,” jelas mantan Camat Kota Banyuwangi itu.
Adapun tim pelatih Paskibraka kabupaten Banyuwangi tahun ini sama dengan sebelumnya adalah gabungan dari TNI/Polri dan dinas/ instasi terkait yang lain.











